Pandemi berlangsung sudah lebih dari setahun lamanya. Tidak ada yang dapat memprediksi masih berapa lama lagi pandemi ini berlangsung. Salah satu dampak dari pandemi ini adalah keuangan yang berpotensi menjadi jadi tidak sehat dan perencanaan keuangan yang sudah dibuat bisa berantakan. Dengan segala ketidakpastian dan berbagai risiko yang dapat terjadi di masa pandemi, kita perlu lebih cermat dalam mengelola keuangan. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan untuk menyiasati hal ini? Asuransi ABDA memberikan 6 tips mengelola keuangan di masa pandemi.

  1. Catat Pengeluaran dan Buat Prioritas

Mulai perencanaan dengan menyusun anggaran keuangan. Hal ini penting agar Anda dapat memprediksi besar pengeluaran yang dibutuhkan setiap bulan, minggu, bahkan per harinya. Dalam menyusun anggaran keuangan, prioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan pokok, membayar pajak, cicilan, tabungan, dan asuransi. Selanjutnya, catat setiap pengeluaran agar Anda dapat mengevaluasi apakah pengeluaran tersebut sesuai dengan perencanaan keuangan yang Anda buat sebelumnya. Dengan demikian, evaluasi tersebut dapat Anda pergunakan dalam menyusun anggaran di bulan berikutnya.

  1. Lunasi Hutang Konsumtif

Jika Anda memiliki cadangan kas yang cukup besar, lunasi terlebih dahulu hutang konsumtif, yang biasanya berjangka pendek namun berbunga cukup besar. Misalnya hutang cicilan yang terdapat di kartu kredit atau cicilan tanpa kartu kredit. Membiarkan hutang konsumtif dapat mengganggu pola keuangan Anda di bulan berikutnya. Jika harus berhutang, pastikan hutang yang diajukan adalah hutang produktif, misalnya membeli properti dengan pinjaman KPR.

  1. Simpan Dana Darurat

Jika masih memiliki pendapatan tetap, sebaiknya Anda menyisihkan dana di luar tabungan sebagai dana darurat. Anda dapat menyisihkan 10% dari pendapatan Anda untuk disimpan sebagai dana darurat. Jumlah dana darurat yang dipersiapkan tergantung pada jumlah pengeluaran rutin bulanan Anda. Bagi Anda yang sudah berkeluarga, Anda membutuhkan dana darurat setidaknya lebih dari 6 kali pengeluaran per bulan. Perlu diketahui bahwa dana darurat berbeda dengan tabungan, investasi, atau asuransi. Dana darurat harus disimpan dengan aman, mudah diakses, dan mudah dicairkan kapanpun Anda membutuhkannya.

  1. Manfaatkan Diskon & Promo

Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat memanfaatkan diskon dan promo yang ditawarkan. Misalnya, Anda dapat memanfaatkan diskon ataupun cashback yang ditawarkan selama promo Ramadhan. Akan tetapi, pastikan Anda tetap bijak dalam memanfaatkan diskon dan tidak menjadi impulsif dalam berbelanja. Meskipun lebih murah, Anda tentu harus tetap menyesuaikan dengan anggaran keuangan yang sudah Anda buat sebelumnya. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan aktivitas seperti webinar atau workshop gratis untuk dapat meningkatkan skill. Anda juga dapat mengaktualisasi diri tanpa biaya dengan membaca berbagai tips dan artikel yang tersedia di internet.

  1. Dapatkan Penghasilan Tambahan

Untuk menambah uang kas dan tabungan, Anda dapat mengupayakan beberapa cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya, Anda dapat menjual barang-barang pribadi yang tidak terpakai melalui garage sale atau memasarkannya di media social maupun online marketplace. Jika tidak memiliki modal, Anda juga dapat menjadi dropshipper secara online. Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan pekerjaan tambahan di samping pekerjaan tetap, misalnya menjadi freelancer atau agen asuransi.

  1. Miliki Asuransi

Pandemi yang terjadi sejak awal tahun lalu menyadarkan banyak orang bahwa persiapan finansial dan manajemen risiko sangatlah penting. Oleh sebab itu, Anda perlu memiliki asuransi sebagai bagian dari pengelolaan keuangan dan manajemen risiko. Perlu diingat bahwa risiko dapat terjadi tidak hanya kepada kesehatan Anda dan keluarga. Akan tetapi, juga terdapat risiko terhadap kendaraan atau asset property yang Anda miliki. Pilihlah asuransi yang tidak membebani kondisi finansial dan memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Penting sekali untuk menerapkan pengelolaan keuangan yang baik dan cermat, terlebih di masa pandemi seperti saat ini. Awalnya mungkin akan terasa sulit dan berat, tapi jika dilakukan secara rutin pasti Anda akan terbiasa dan merasakan manfaatnya. Semoga dengan tips yang sudah diberikan, Anda dapat lebih bijak dalam mengatur perencanaan keuangan. Jika Anda masih bingung atau memiliki pertanyaan mengenai Asuransi dalam perencanaan keuangan, Anda dapat langsung menghubungi Asuransi ABDA di nomor (021) 280 90111 atau melalui WhatsApp Business Asuransi ABDA di nomor 0817 001 0022.

Related Posts